Advokasi Pengelolaan Keuangan Daerah (APBD), Pelayanan Publik, Lumpur Lapindo, Pendampingan Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2009

BULAN INI EMPAT PULUH DUA PENGADU TERLANTAR

Media ini merupakan layanan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam upaya membangun komunikasi dengan masyarakat Sidoarjo dimanapun berada secara langsung. Masyarakat dapat mengadukan segala permasalahannya kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui media ini. tidak saja permasalahan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan masyarakat, tetapi juga semua aspek pembangunan di Kabupaten Sidoarjo. Disamping mengadukan permasalahan, masyarakat juga diharapkan memberikan kritik dan saran yang sifatnya membangun daerah, baik secara terpisah maupun menyeluruh. Dari media ini, anda dapat langsung mengirimkan permasalahan. kritik dan saran kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, sekaligus dapat melihat jawaban/respon atas keluhan, kritik dan saran tersebut.
Anda juga dipersilahkan menghubungi Sekretariat Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M) Kabupaten Sidoarjo, jika media internet ini dianggap kurang memadai. Alamat Sekretariat P3M berada di Jl. Sultang Agung No. 17 Telepon : 031-8950704 Fax : 031-8950709 SIDOARJO (P3M)

Begitulah, tetapi yang menjadi kita terus prihatin bahwa dari sekian fasilitas yang diberikan oleh pemerintah tidak pernah dapat optimal. Daftar penagadu pada P3M berjumlah 42, tapi semua masih berketerangan “proses”, dan tidak ada satupun pengaduan yang dapat respon. Sebenarnya apa maksud dari pemerintah memberikan fasilitas ini.? Kalau tidak difungsikan ya sudah di-off-kan saja.

Di sisi lain, kalaupun kita lihat dari sekian pengaduan yang disampaikan masyarakat melalui P3M sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat, misalkan soal parkir berlangganan; kritik tersebut sangatlah butuh respon (jawaban) dari pemerintah. Karena menurut pelanggan—sebagaimana dalam pengaduan—mereka sungguh sangat dirugikan dengan adanya program parkir berlangganan. Selain memungutnya terkesan memaksa, karena dijadikan satu paket dengan pajak kendaran bermotor, ketika pada titik parkir berlangganan yang seharusnya gratis mereka tetap dipungut sebagaimana mestinya. Pada konteks ini, sampai ada warga masyarakat pengadu mengirim pengaduannya lebih dari satu kali. Dan yang kedua sekalian menanyakan “kok pengaduan saya tidak dijawab??”

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Kabupaten Sidoarjo selalu memungut pajak sebesar 15% untuk semua yang diterima oleh Guru (apakah pegawai selain guru juga demikian?)
Padahal setiap pegawai sudah ditairk ZIS, mengapa besar sekali, bahkan melampaui besaran nilai zakat maal yang 2.5% ???
Mengapa uang makan yang keluarnya belum tentu (mundur 3 bulan dengan alasan tidak dapat direkap karena belum mengumpulkan semua) juga dipotong pajak sebesar 15%???
berapa nilai uang makan yang diterima pegawai dalam sehari??? apakah cukup untuk membeli nasi bungkus yang paling murah??? Rp. 5.000,- dipotong 15%??? mumet saya dibuatnya.... menarik pajak secara langsung...uang makan yang semestinya diberikan setiap akhir bulan jadi molor berbulan-bulan....

Posting Komentar