Advokasi Pengelolaan Keuangan Daerah (APBD), Pelayanan Publik, Lumpur Lapindo, Pendampingan Masyarakat

Kamis, 01 Oktober 2009

Pelanggan PLN dan Parkir Berlangganan lagi "Sial"

Pusat Pelayanan Pengaduan Masyarakat (P3M) online yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, sebagai fasilitas untuk masyarakat pengguna pelayanan publik. Fasilitas yang dimaksud adalah ketika ada pelayanan yang kurang memuaskan atau dinilai menyalahi prosedur yang ada dibuka seluas-luasnya kepada masyarakat pengguna layanan untuk mengirim pengaduan (online) melalui media yang dimaksud.
Sejak tiga bulan terakhir, pengadu pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo adalah memenuhi P3M online. Ternyata banyak warga masyarakat pengguna pelayanan publik, antara lain listrik dan parkir berlangganan “kecewa”. rata-rata soal pemasangan baru dan sering padam. Misalkan,

Kode Pengaduan 02009090029, tgl 28-9-2009:
Yth. PLN Sidoarjo + Pemda Sidoarjo + Jaya Land Group
Saya sudah realisasi kredit+ daftar pasang listrik dari PLN tanggal 25/11/08 di perumahan RSH Jaya Regency. Saya sudah menanyakan dan konfirmasi ke pihak developer, yaitu Jaya Land Group, katanya sudah di daftarkan seluruhnya. Menurut developer PLN yang tidak mampu menyediakan sambungan listrik, sehingga sampai detik ini sambungan listrik belum ada, dan mereka tidak bisa menentukan kapan waktunya, bisa jadi sampai tahun 2010 pun dia tidak tahu, saya konfirmasi ke developer tgl 28/9/09.

Mohon bantuannya untuk pihak-pihak yang berwenang terutama PLN + developer + pemda sidoarjo untuk membantu merealisasikan sambungan listrik di rumah kami. Apakah karena perumahan kami yang hanya diperuntukan untuk golongan kecil, sehingga tidak ada perhatian apa-apa bahkan dibiarkan, bukankah program RSH juga merupakan program pemerintah?

Terima kasih

Serta pengguna parkir berlangganan yang sampai hari ini masih mengalami kontroversi (meskipun pemerintah Kabupaten Sidoarjo tetap memaksakan). Misalkan,

Kode Pengaduan 02009090008, tgl 9-9-2009
Tadi saya parkir sepeda motor di kawasan parkir berlangganan depan apotek tujuh jl raden patah, saya masih ditarik parkir, saya kasih 500, minta seribu, lalu saya tunjukkan tanda langganan parkir. saya tanya, apa ini ndak berlaku, dgn santainya dijawab "ya berlaku, tapi ndak sekarang, sekarang ini lebaran sekali setahun". saya ngga habis pikir kok bisa gitu, terpaksa saya bayar, saya pikir percuma berurusan dgn orang yg tidak punya otak. saya sangat kecewa, buat apa bikin peraturan kalo cuma untuk menyengsarakan rakyat, kalau sudah gini siapa yg bertanggung jawab. ya moga moga aja pihak2 yg bertanggung jawab bisa menindak lanjuti aduan ini degan tindakan nyata, demi sidoarjo yg lebih maju. terima kasih.

Di sisi lain, dari sekian pengaduan yang dibuat masyarakat tentang listrik dan parkir berlangganan sangat minim jawaban. Kalaupun coba kita buka pada pengaduan P3M masih lebih banyak diikuti dengan kata “proses”, lain halnya dengan pengaduan yang lainnya yang sudah muncul kata “dijawab”.
Harapan kita semua, perbaikan yang selalu dijanjikan oleh Pemkab Sidoarjo mudah-mudahan tidak lagi jadi omong kosong…

0 komentar:

Posting Komentar